fbpx
 

Sayangi Lingkungan, Kurangi Limbah Rumah Tangga

Sayangi Lingkungan, Kurangi Limbah Rumah Tangga

Merubah kebiasaan sedikit saja untuk mengurangi limbah rumah tangga bisa memberikan dampak yang besar bagi keseimbangan lingkungan, caranya sebagai berikut:

  1. Pilah Sampah

Setiap rumah setidaknya memiliki tempat sampah terpisah untuk sampah organik, dan sampah anorganik seperti sampah plastik. Pemilahan ini akan memudahkan pemungut sampah untuk tak repot lagi memilih sampah.

  1. Olah sampah organik menjadi kompos

Jenis limbah rumah tangga sebagian besar adalah sisa makanan tergolong organik yang gampang terurai di alam. Cara mudah mendaur ulang limbah organik adalah dengan mengolahnya kembali menjadi pupuk kompos yang bisa digunakan untuk tanaman hias ataupun kebun di halaman rumah. Proses pemilahan dapat dilakukan saat membuang sampah, sediakan dua tempat sampah berbeda, masing-masing untuk limbah organik dan limbah anorganik.

 

  1. Bawa Tas Belanjaan

Sampah plastik menjadi limbah rumah tangga terbesar yang diproduksi setiap harinya dan sulit untuk diuraikan dan diolah kembali. Untuk mengurangi jumlah limbah plastik beralihlah menggunakan reusable bag atau tas kanvas saat berbelanja. Gunakan juga kantong kertas untuk membungkus makanan.

 

  1. Batasi pemakaian deterjen untuk mengurangi limbah cair

Salah satu limbah rumah yang menjadi penyebab utama rusaknya ekosistem sungai dan laut adalah limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas mencuci dan mandi. Berbeda dari limbah cair lainnya yang bisa diolah dengan aman di dalam septic tank, limbah deterjen mengandung Volatile Organic Compound (VOC) yang bisa merusak saluran pembuangannya. Pemakaian deterjen dan pelembut pakaian dapat dikurangi dengan beralih menerapkan cara yang lebih konvensional. Campuran cuka dan baking soda ternyata juga ampuh untuk membersihkan dan melembutkan pakaian.

  1. Menekan konsumsi energi listrik

Pengurangan energi listrik bisa dilakukan dengan memanfaatkan potensi cahaya alami yang masuk ke dalam rumah. Gunakanlah lampu yang lebih hemat energi, seperti lampu LED. Penggunaan lampu LED bisa dua kali lebih hemat dari penggunaan lampu biasa. Melakukan penghematan energi listrik juga bisa mengurangi jumlah limbah elektronik, sekaligus memangkas pengeluaran bulanan. Ramah lingkungan, ramah juga di kantong.

 

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.