fbpx
 

Cara Sederhana Menghemat Penggunaan Air di Rumah

Cara Sederhana Menghemat Penggunaan Air di Rumah

Keberadaan air bersih yang terus menyusut tiap tahun membuat kita ekstra waspada akan bagaimana ketersediaannya dapat tetap memenuhi kebutuhan kita. Untuk menjaga ketersediaan air bersih dengan baik Anda mau tak mau harus bijak dalam menggunakan air dengan melakukan berbagai upaya penghematan.

Apalagi musim kemarau panjang yang sering terjadi di wilayah kota Pontianak kadang mengakibatkan persediaan air bersih berkurang.

Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang dapat kita lakukan untuk mengurangi penggunaan air.

  1. Gunakan pancuran mandi

Menggunakan pancuran ketika mandi tidak berhubungan dengan kelas ekonomi seseorang, melainkan berhubungan dengan kepedulian kita dalam penggunaan air. Menurut perhitungan ternyata mandi dengan gayung dapat menghabiskan minimal 15 liter air.

Sementara itu, bila kita menggunakan pancuran mandi, jumlah air yang terpakai hanya 60% dari penggunaan gayung.

  1. Matikan keran ketika mencuci tangan dan menyikat gigi

Seringkali kita membiarkan keran dalam keadaan terbuka saat sedang menyikat gigi ataupun mencuci tangan. Tanpa disadari, banyak air yang terbuang.

Hal ini dapat dengan mudah diatasi. Gunakan wadah untuk menampung air terlebih dahulu sebelum menyikat gigi ataupun mencuci tangan. Dengan cara ini, kita dapat menggunakan air sesuai dengan kebutuhan.

  1. Bijaksana dalam mencuci pakaian

Mesin cuci memang memberi kemudahan dalam mencuci pakaian, namun mesin cuci juga dikenal rakus akan air. Lantas kepraktisan pun mengorbankan lingkungan. Dengan mengetahui fakta ini, kita diharapkan dapat lebih bijaksana dalam mencuci pakaian.

Cucilah pakaian saat baju sudah cukup menumpuk, dan gunakan tingkatan air yang minimum. Bila memungkinkan, beli dan gunakan mesin cuci yang sudah menggunakan metode hemat air.

  1. Kurangi siraman pada kloset

Minimalkan penggunaan siraman pada toilet duduk. Tidak perlu berlebihan dalam menggunakannya. Jika bau dan kotoran sudah hilang, tidak perlu menyiram toilet lagi. Akan lebih baik jika mengunakan kloset dengan pilihan penyiram ganda yang saat ini banyak di pasaran.

Green Synthesis Pontianak menggunakan konsep green environment dikarenakan kota Pontianak yang berada di garis khatulistiwa sehingga suhu udaranya sedikit lebih tinggi.

Oleh karena itu, setiap rumah di Green Synthesis Pontianak akan ditanami 1 pohon dan 30% hingga 40% dari luas lahan akan digunakan sebagai area hijau.

Mengatasi kendala air di tanah gambut Kawasan Pontianak sedikit bermasalah dengan air karena tanah gambut, oleh sebab itu Green Synthesis Pontianak juga akan menyediakan penampungan air seminim-minimnya 7m3 di setiap rumah, juga akan disediakan filter untuk unit yang besar.

Mengatasi kendala air karena tanah gambut di Kota Pontianak,  Green Synthesis Pontianak juga akan menyediakan unit penampungan air seminim-minimnya 7m3 di setiap rumah, serta menyediakan filter untuk setiap unit besar.

No Comments

Sorry, the comment form is closed at this time.